Jumat, 22 Oktober 2010

Rumah Iman




Pagi ini dijemput sepupu untuk beraktivitas seperti biasanya....
tapi hari ini ada yang beda...sebelum kerja shoping dulu ala bunda2,,,hihihi..
beli kangkung, kecambah, tahu, telur,tempe dll...bukan untuk acara makan-makan, selesai shoping pagi, sikuda besi membawa kami ke rumah yang terdiri atas 4 pintu rumah, sesampai dirumah itu upzzzz haruuuuuuuuuuuuuuuu.......belum lagi denger dari cerita saudaraku bagaimana kehidupan mereka, shubuh udah setor hafalan, tilawah, belajar, sekolah jalan kaki lumayan jauh....
Duhhhh Ya Rabb....tersiram air dingin rasanya dihati ini,
bahwa ilmu dan kenikmatan yang Allah berikan memang tidak selalu harus adil dan merata. bukankah kenikmatan dan kesusahan adalah ujian....dan Ilmu adalah kapal keimanan yang membawa kita berlayar menuju segala tikungan dan tanjakan ujian kehidupan,,,,

Selasa, 18 Mei 2010

Pohon Hikmah


ada anak sungai yang mengalir di kedua sudut mata, sedih,,,suka...entahlah,
ada keikhlasan dan ada juga kesedihan, sadar bahwa ini adalah kodratinya manusia, bahwa seorang mahluk yang berjasad dan ber ruh akan mengalami hal ini,
tapi...manusia sejatinya hanya seorang hamba, wajib bersyukur dalam keadaan apapun dan kondisi apapun,
sungguh manusia akan diuji dengan kesusahan dan kenikmatan, namun apabila manusia ini bersyukur atas segala nikmat dan kesulitan maka pertolonga Allah akan terasa mudah...

Selasa, 02 Februari 2010

Ampunkanlah Ya Rabb...


Terasa ada Ruang Hampa Menyeruak ketika mendengar panggilan dari_Mu ya Rabb
ada rasa yang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata, Ada keinginan yang tak dapat diterjemahkan bentuknya.

Setelah Wudhu selesai dan Menunggu Seruan untuk Menghadap_Mu, duduk menghadap ke jendela, dan ini adalah hal biasa yang sering dilakukan sebelum memulai Tilawah.
entahlah Sore ini...Sangat tertegun Melihat Kebesaran_Mu.

Betapa Indah Perputaran Waktu yang telah Engkau Takdirkan.

Ya Rabb Kau jadikan Siang sebagai penyemangat kami untuk bertebaran di Bumi Mu yang luas, mencari berbagai jenis Rezeki yang telah Engkau tebarkan.

Kau jadikan Malam untuk menyelimuti kami dalam lelah, tapi Engkau heningkan Malam itu untuk memberi waktu kepada kami agar terbangun dan Bercerita kepada_Mu tentang segala duka dan bahagia yang kami rasakan.

Ya Allah Rabb Yang Maha Pengasih....
Ampunkanlah kami yang terlalu Banyak Mengeluh dan Meminta
izinkah kami melalui hari-hari ini dengan penuh Hikmah..
kami Ya Rabb..kami Hambamu yang selalu merajut kekhilafan dan alfa

Dan Adzan itu pun Menggema...waktunya untuk bercerita kepada_Nya

Senin, 18 Januari 2010

CATATAN UKHUWAH


Pukul 12.30 : mengawas ujian dan bergegas kekelas, ganti sepatu karena kebiasaan pake sendal kalo diruangan.

pukul 12.35 : Nyampai dikelas mengawasi 45 mahasiswa, membuka laptop dan menunggu hingga selesai ceremonial ujian...( tetep gak care dengan yang namanya menyontek yak)

pukul 14.00 : Meninggalkan ruangan kelas, setelah selesai ujian dan menyerahkan berkas ujian.

Pukul 14.10 : pintu ruangan diketok akhwat manis yang sangat familiar, tertunduk dan melambaikan tangan nya, karena ada yang hal ingin dibicarakan. dan dengan sibuknya bergegas keluar, seolah semua urusan harus selesai saat itu juga.

pukul 14.15 : "ukhti datang ya..ada syuro'...kangen anti" (sambil memeluk penuh rasa ukhuwah).....

pukul 14.20 : sang Akhwat berlalu...tapi tau kah yang dirasakan...

ada siraman air terjun dihati yang selalu lelah memikirkan urusan dunia, ada aliran air mata yang tertahan untuk tertumpah, tapi...rasa didada itu masih menyesak hingga saat ini.

Allah....rindu mereka, rindu syuro' yang hanya selalu rutin dihadiri kami berlima, dengan nama pasukan teletubies ditemani seorang ketua yang rutin jarang hadir.
jadilah kami pasukan wanita yang menyelesaikan amanah dakwah di daerah kami.
tapi...ya Rabb...sekarang terlalu mengabaikan, seolah tak ada jeda untuk menyapa mereka....kangen sangat...

hari ini 15:58

Minggu, 18 Oktober 2009

Setelah Lama

Malam ini setelah sekian lama, kangen dengan tarian tuts-tuts di keyboardku...
setelah membaca sejenak tulisan yang berbulan-bulan telah ku istirahatkan dari aktifitasku..
Bukan karena tak ingin, tapi karena lelah untuk merangkai bait demi bait kata agar dapat tersenyum diri ini membacanya dikala login kembali.
Sangat banyak aktivitas yang dikerjakan bahkan hanya ada jeda untuk beristirahat sejenak, ada rasa rindu yang sangat menusuk qolbu,
Rasa yang selalu hadir dikala penat menghinggapi, Kangen ama Alloh....
kadang tersenyum sendiri, Alloh juga kangen kah...hehehe...terkekeh sendiri kadang
Tapi sangat yakin ,,,Alloh kangen padaku,,,,
tak mungkin getar hati merasakan rasa yang sangat kurindukan saat hanya berdua dengan_Nya dalam rangkaian curhat-curhatku pada_Nya.jika itu bukan rindu
tak mungkin tangis ini tertumpah jika Dia tak mengizinkan hatiku untuk mencair penuh harap dan takut pada_Nya.

Alloh...sungguh...Ri hanyalah hamba_Mu yang dhoif dan sedang banyak belajar untuk mencintai_Mu

Selasa, 23 Juni 2009


Malam ini ditraktir makan Ayam goreng lamongan. yang jadi pembahasan bukan masalah ayam lamongan yang emang udah enak bumbunya atau dinginnya teh es yang kami ceruput, tapi kami belajar bagaimana menghargai sebuah kekeluargaan.
Sangat banyak yang kami dapatkan, pelajaran berharga bagaimana kami menjadi sangat bersyukur atas pertemuan yang memang sudah ditakdirkan Allah.
Ada 2 berkas yang hilang dan harus kami temukan karena menyangkut masa depan si pemilik berkas. tapi dengan penuh rasa saling percaya dan saling bantu maka hilangnya berkas itu dapat kami temukan.
Bukanlah sebuah permasalahan ketika kita menjadikan diri kita seperti akar pohon yang menancap sangat erat ketanah dan menjadi lebih bermanfaat.
yang menjadi permasalahan apakah kita sudah menjadi banyak maanfaat untuk orang lain.
Jika kita sudah bekerjasama dalam Team, maka tidak lah penting siapa yang menjadi akar, batang, atau rantingnya ...tapi yang menjadi permasalahan adalah ketika pohon itu terserang hama dan tidak memiliki imuneuntuk membentengi pohonnya.
jadi.....filosofi pohon ini kutemukan dalam catatan malam ku hari ini.

Ya Rabbana ....hamba mahluk_Mu yang dhoif, ampunkan jika penuh khilaf dan salah

Selasa, 26 Mei 2009

Strez Sebelum Nikah

Beberapa hari ini kulihat kadedek yang biasanya tersenyum dan selalu ceria menemani ku dengan senyumnya,,,,,,Manyun dan susah senyum,,,,,,,
biasanya dia yang paling banyak tertawa dan membagi rasa kebahagiaan dengan kami yang sangat merindukan kehadirannya ditiap hari-hari kami.
maklumlah,,,,karena banyaknya aktivitas kadang membuat kami juga enggan melangkahkan kaki hanya untuk stay dan nongkrong diluar. Istilah Rumah kedua sudah melekat pada aktivitas kami para jojoba,,,,jomblo-jomblo bahagia berkualitas. karena sungguh bukan tak ingin menikah tapi bagi kami menikah adalah masalah pertaruhan kesungguhan kehidupan, dan kami tak berani mengambil resiko untuk itu.
Alhamdulillah, saudaraku yang kuceritakan manyun tadi memutuskan untuk menikah dengan segala pertimbangan dan alasan,,,,yakinlah kami ini sudah takdir dari_Nya. Dan tak ada yang dapat mengubah takdir.
sore ini setelah Adzan maghrib berkumandang,,,,meluncurlah kalimat dari mulutnya..."Mbak terkena syndrom strez sebelum nikah. dan ini menjadi ketakutan tersendiri. Alasannya beliau takut tak BAHAGIA. ini menjadi syndrom yang aneh tapi nyata.
Semoga Allah memberanikan beliau untuk memilih yang terbaik. Amin